Serangan Rudal Israel Hantam Iran: Api di Timur Tengah Membara

Minggu 15 Jun 2025 - 18:24 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

Namun, Iran dengan tegas mengecam serangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan dan sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. 

BACA JUGA:Viral Foto Wajah Jokowi Pucat dan Bengkak Diduga Akibat Autoimun, Ajudan Langsung Gercep Buka Suara!

BACA JUGA:Tol Slipi Geger! Truk Terguling Akibat Sopir Mengantuk, Apa Penyebabnya?

Sebagai respons terhadap serangan Israel, Iran meluncurkan rentetan pesawat nirawak kamikaze dan rudal balistik ke berbagai wilayah di Israel. 

Serangan balasan ini menyebabkan kekacauan di beberapa kota besar Israel, dengan laporan mengenai korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan. 

Pejabat Iran menyatakan bahwa serangan Israel adalah "deklarasi perang terbuka" dan berjanji akan memberikan respons yang lebih besar jika Israel terus melanjutkan agresinya.

Dalam perkembangan lain, sistem pertahanan udara Iron Dome yang selama ini menjadi andalan Israel dalam menghadapi serangan udara mengalami kelemahan serius. 

BACA JUGA:Terungkap dari Logat Bicara, Ini Dugaan Pelaku Penembakan 2 Warga Australia di Bali!

BACA JUGA:Sadis! Wanita di Cilegon Tewas Usai Memberi Pinjaman Uang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Beberapa rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan tersebut, menyebabkan ledakan besar di beberapa titik strategis di Israel. 

Iron Dome, yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegat proyektil yang masuk berdasarkan kalkulasi ancaman, kali ini gagal menangkis semua serangan yang datang secara bertubi-tubi. 

Beberapa bagian dari sistem pertahanan Israel lainnya, seperti David’s Sling dan sistem Arrow, juga diaktifkan untuk menangkal serangan rudal Iran yang memiliki jangkauan lebih luas.

Di sisi lain, ketegangan semakin meningkat dengan pernyataan Iran yang mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur vital bagi transportasi energi global yang selama ini menjadi titik krusial bagi ekonomi dunia. 

BACA JUGA:Viral Tangisan Bocah SD di Sulteng Diminta Berhenti Sekolah saat Sang Ayah Lumpuh, Polisi Beri Bantuan

BACA JUGA:Tangerang Geger! 6 Ruko Ludes Terbakar, Api Mengamuk di Pasar Kemis

Presiden National Iranian American Council, Jamal Abdi, mengatakan bahwa ancaman penutupan Selat Hormuz adalah "kartu truf" yang digunakan Iran sebagai strategi pencegahan. 

Kategori :