bacakoran.co

Kontroversi Kunjungan LN Prabowo 1 dari 6 Hari, Respons Seskab Teddy Picu Reaksi Netizen: Merendahkan....

Seskab Teddy Indra Wijaya Beri Respons Atas Kritik Dino Patti Djalal soal Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo--Sekretariat Kabinet RI

BACAKORAN.CO – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan respons resmi terhadap kritik diplomat Dino Patti Djalal mengenai frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Kritik tersebut menyebut Prabowo menghabiskan satu dari enam hari di luar negeri sejak awal menjabat, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap prioritas penyelesaian masalah dalam negeri. 

Respons ini muncul setelah Dino Patti Djalal merilis video analisis lengkap yang berisi lima saran konkret.

Teddy menegaskan bahwa kunjungan luar negeri Prabowo membawa hasil nyata dan dilakukan dengan efisiensi anggaran yang lebih baik. 

BACA JUGA:Viral! Oknum TNI AL Masuk Rumah Aniaya Remaja 19 Tahun, Motif Cemburu Salah Sasaran

Teddy Indra Wijaya menyampaikan penjelasan melalui unggahan video di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Ia menghargai masukan dari Dino sebagai diplomat senior, tetapi menjawab beberapa poin utama terkait biaya dan ukuran rombongan. 

Menurut Teddy, seluruh kelebihan biaya yang melebihi anggaran negara “sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo”. Jumlah rombongan juga telah dikurangi lebih dari 50 persen, dari lebih 120 orang menjadi hanya 50-60 orang.  “Jadi salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial,” kata Teddy dalam video klarifikasinya. 

Akun X @kalistohenituse pada Senin, 1 Juni 2026 membagikan video respons Teddy beserta analisis kritis.

Banyak netizen menyoroti nada respons yang dianggap defensif, terutama kalimat yang menyebut pengalaman Dino Patti Djalal sebagai Wakil Menlu “walau hanya tiga bulan”. 

BACA JUGA:Hore, Mulai Hari Ini, Gaji ke-13 PNS dan Pensiunan Cair, Padahal Isunya akan Dihapus

"Merendahkan sekali ya, dengan  "walau hanya 3 bulan". Merasa paling tinggi aja nih orang," tulis @kalistohenituse.

"Normatif dan tidak menjawab kritik Pak Dino. Harusnya beliau membedah anggaran keluar negeri yang dibiayai presiden bagaimana akuntabilitasnya, bukan malah pamer pencapaian," tulis @Oxbims.

"Agak nyinyir ya nanggepinnya. Apalagi bahas-bahas cuma 3 bulan jadi wamen. Intinya adalah tetap gak mau disalahkan dgn membandingkan zaman skrg dgn zaman presiden dahulu. Intinya bukan itu woy, intinya rakyat pengen manteb" di dalam negeri, urusi dulu rakyatmu disini," tulis Th1nkY0u.

Kontroversi Kunjungan LN Prabowo 1 dari 6 Hari, Respons Seskab Teddy Picu Reaksi Netizen: Merendahkan....

Susi

Desi


bacakoran.co – sekretaris kabinet teddy indra wijaya memberikan terhadap kritik diplomat dino patti djalal mengenai frekuensi kunjungan luar negeri presiden prabowo subianto.

kritik tersebut menyebut prabowo menghabiskan satu dari enam hari di luar negeri sejak awal menjabat, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap prioritas penyelesaian masalah dalam negeri. 

respons ini muncul setelah merilis video analisis lengkap yang berisi lima saran konkret.

teddy menegaskan bahwa kunjungan luar negeri prabowo membawa hasil nyata dan dilakukan dengan efisiensi anggaran yang lebih baik. 

teddy indra wijaya menyampaikan penjelasan melalui unggahan video di akun instagram resmi @sekretariat.kabinet.

ia menghargai masukan dari dino sebagai diplomat senior, tetapi menjawab beberapa poin utama terkait biaya dan ukuran rombongan. 

menurut teddy, seluruh kelebihan biaya yang melebihi anggaran negara “sepenuhnya ditanggung oleh pribadi presiden prabowo”. jumlah rombongan juga telah dikurangi lebih dari 50 persen, dari lebih 120 orang menjadi hanya 50-60 orang.  “jadi salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial,” kata teddy dalam video klarifikasinya. 

akun x @kalistohenituse pada senin, 1 juni 2026 membagikan video respons teddy beserta analisis kritis.

banyak netizen menyoroti nada respons yang dianggap defensif, terutama kalimat yang menyebut pengalaman dino patti djalal sebagai wakil menlu “walau hanya tiga bulan”. 

"merendahkan sekali ya, dengan  "walau hanya 3 bulan". merasa paling tinggi aja nih orang," tulis @kalistohenituse.

"normatif dan tidak menjawab kritik pak dino. harusnya beliau membedah anggaran keluar negeri yang dibiayai presiden bagaimana akuntabilitasnya, bukan malah pamer pencapaian," tulis @oxbims.

"agak nyinyir ya nanggepinnya. apalagi bahas-bahas cuma 3 bulan jadi wamen. intinya adalah tetap gak mau disalahkan dgn membandingkan zaman skrg dgn zaman presiden dahulu. intinya bukan itu woy, intinya rakyat pengen manteb" di dalam negeri, urusi dulu rakyatmu disini," tulis th1nky0u.

"wah, sedih sekali dengar klarifikasi ini, tone nya itu loh, merendahkan seorang dino patti djalal. tak bisakah hadirkan klarifikasi yang elegan dan menyejukkan bagi rakyat," tulis @recehjadiemas.

publik turut mempertanyakan transparansi besaran biaya yang ditanggung pribadi serta capaian konkret dari setiap kunjungan.

pemerintah menyatakan bahwa jadwal kunjungan disusun berdasarkan prioritas nasional dan peluang kerja sama strategis di tengah dinamika global yang cepat berubah. 

dari perspektif diplomasi, kunjungan intensif di awal masa jabatan dapat memperkuat posisi indonesia dalam menarik investasi dan memperluas kemitraan internasional.

namun keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada pelaksanaan tindak lanjut kesepakatan serta komunikasi publik yang lebih baik agar tidak muncul persepsi pergeseran prioritas.

Tag
Share