bacakoran.co

Persita Intip Papan Atas Super League

Pemain Persita mulai bicara di papan atas Super League -I.League-

BACAKORAN.CO - Persita Tangerang mulai membuat penghuni papan atas klasemen Super League 2025/2026 gelisah. Ini karena Persita sukses memangkas jarak dengan tim di atasnya.

Persita intip penghuni papan atas dengan modal 25 poin. Dengan modal itu, Persita berada di peringkat kelima.

Dengan modal 25 poin, Persita hanya terpaut 6 angka dari tim di atasnya, Malut United. Juga terpaut 9 angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang punya 34 angka.

Persita tidak dengan mudah mencapai posisi ini. Mereka harus kerja keras. 

BACA JUGA:Pelatih Persik Sensi Usai Kalah dari Persita, Ini Ambisinya

Kerja keras pemain Persita terlihat pada laga terakhir Super League 2025/2026, saat lawan Arema FC. Mereka sukses menunjukkan mental pemenang di laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan itu.

Persita yang main dengan 10 pemain pada menit ke-69 sukses membawa pulang 3 angka dari lawatan ke Malang. Ini karena pada menit tersebut pemain Persita Andrean Rindorindo mendapatkan kartu merah. 


Carlos Pena puji semangat juang anak asuhnya saat lawan Arema FC-I.League-

Persita sukses mengamankan kemenangan usai Andrejic Aleksa mencetak gol menit ke-90. Sikap pantang menyerah ini mendapatkan pujian dari Pelatih Persita Carlos Pena. 

Para pemain layak mendapatkan pujian karena Persita datang ke Malang tidak dengan beberapa pemain kunci seperti Pablo Ganet (ke Piala Afrika) dan sang kapten Muhammad Toha (akumulasi kartu kuning). 

Situasi semakin pelik ketika bek sayap Mario Jardel mengalami cedera di awal-awal laga. Kemudian main dengan 10 pemain sejak menit ke-69. 

“Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami datang kesini tanpa Pablo (Ganet), sebagai contoh. Juga tanpa Muhammad Toha,” kata Carlos Pena.

“Di menit ke-3 Mario Jardel juga mendapat cedera dan harus melakukan pergantian.  Pada babak kedua kami mendapat kartu merah. Kami harus bertahan dari banyak faktor yang terjadi di pertandingan. Ini poin yang sangat berharga,” lanjutnya.

BACA JUGA:Carlos Pena Tegaskan Persita Masih Lapar 3 Angka

Persita Intip Papan Atas Super League

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - persita tangerang mulai membuat penghuni papan atas klasemen super league 2025/2026 gelisah. ini karena persita sukses memangkas jarak dengan tim di atasnya.

persita intip penghuni papan atas dengan modal 25 poin. dengan modal itu, persita berada di peringkat kelima.

dengan modal 25 poin, persita hanya terpaut 6 angka dari tim di atasnya, malut united. juga terpaut 9 angka dari pemuncak klasemen persib bandung yang punya 34 angka.

persita tidak dengan mudah mencapai posisi ini. mereka harus kerja keras. 

kerja keras pemain persita terlihat pada laga terakhir super league 2025/2026, saat lawan arema fc. mereka sukses menunjukkan mental pemenang di laga yang berlangsung di stadion kanjuruhan itu.

persita yang main dengan 10 pemain pada menit ke-69 sukses membawa pulang 3 angka dari lawatan ke malang. ini karena pada menit tersebut pemain persita andrean rindorindo mendapatkan kartu merah. 


carlos pena puji semangat juang anak asuhnya saat lawan arema fc-i.league-

persita sukses mengamankan kemenangan usai andrejic aleksa mencetak gol menit ke-90. sikap pantang menyerah ini mendapatkan pujian dari pelatih persita carlos pena. 

para pemain layak mendapatkan pujian karena persita datang ke malang tidak dengan beberapa pemain kunci seperti pablo ganet (ke piala afrika) dan sang kapten muhammad toha (akumulasi kartu kuning). 

situasi semakin pelik ketika bek sayap mario jardel mengalami cedera di awal-awal laga. kemudian main dengan 10 pemain sejak menit ke-69. 

“ini adalah pertandingan yang sulit. kami datang kesini tanpa pablo (ganet), sebagai contoh. juga tanpa muhammad toha,” kata carlos pena.

“di menit ke-3 mario jardel juga mendapat cedera dan harus melakukan pergantian.  pada babak kedua kami mendapat kartu merah. kami harus bertahan dari banyak faktor yang terjadi di pertandingan. ini poin yang sangat berharga,” lanjutnya.

"saya sangat senang dan bangga dengan para pemain, karena mereka bekerja keras dan percaya hingga penghujung laga untuk mendapatkan tiga poin yang berharga,” paparnya.

carlos pena menjelaskan bahwa perubahan pemain yang dilakukannya meski bermain dengan 10 orang karena ia ingin memanfaatkan ruang terbuka yang ada di pertahanan lawan.  

pelatih asal spanyol ini juga memuji kualitas dan kerja keras para pemain yang mampu tetap disiplin meski dalam tekanan tuan rumah. 

“perbedaanya adalah kami bermain dengan 10 pemain dan arema fc melakukan banyak resiko dengan menaruh banyak pemain di lini depan,” ucap pena.

“kami melakukan tiga pergantian pemain terakhir untuk memanfaatkan keunggulan ruang yang kosong. dan di sini kami menaruh dejan dan juga aleksa. dengan kualitas dari dejan, aleksa dan rayco kami bisa mencetak gol," ujarnya. 

"tapi tentu sangat sulit untuk bisa bermain dengan 10 pemain, tapi ini bukan yang pertama untuk kami,” dia menegaskan.

lanjutnya, pada laga lawan persijap di jepara beberapa waktu lalu, timnya juga bermain dengan 10 pemain dan sukses comeback. 

“dan laga kali ini kami melakukannya lagi dan kredit kami berikan kepada para pemain,” ujarnya.

 

Tag
Share