bacakoran.co

Apa Beda Pinjaman KUR dan Non KUR? Ini Penjelasan Lengkapnya Biar Tidak Salah Pilih

Apa beda pinjaman KUR dan non KUR? Simak perbedaan bunga, syarat, plafon, dan kegunaannya agar tidak salah memilih kredit.-Ilustrasi -

BACAKORAN- Banyak masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman ke bank masih sering bingung membedakan pinjaman KUR dan non KUR.

Padahal, memahami perbedaan keduanya sangat penting agar dana yang diajukan benar-benar sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Bank-bank besar seperti BRI, Mandiri, dan BNI menyediakan dua jenis kredit ini dengan karakteristik yang sangat berbeda.

Lalu, apa beda pinjaman KUR dan non KUR? Berikut ulasan lengkapnya yang disajikan secara ringan, modern, dan mudah dipahami.

BACA JUGA:Cara Mengecek Angsuran KUR BRI dengan Mudah dan Cepat Lewat HP, Ini Langkahnya

Pengertian Pinjaman KUR

KUR atau Kredit Usaha Rakyat adalah program pembiayaan dari pemerintah yang disalurkan melalui perbankan.

Tujuan utama KUR adalah mendukung pelaku UMKM agar bisa berkembang dengan akses modal yang lebih mudah dan bunga rendah.

Keunggulan utama pinjaman KUR terletak pada subsidi bunga dari pemerintah, sehingga suku bunganya jauh lebih ringan dibanding kredit biasa.

KUR hanya boleh digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha, penambahan stok, atau investasi alat usaha.

BACA JUGA:Tabel KUR BRI 2025: Simulasi Angsuran hingga Rp500 Juta untuk Modal Usaha UMKM, Ini Estimasi Cicilannya

Pengertian Pinjaman Non KUR

Sementara itu, pinjaman non KUR adalah kredit reguler bank yang tidak mendapat subsidi pemerintah.

Jenis pinjaman ini lebih fleksibel karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan, baik produktif maupun konsumtif.

Pinjaman non KUR mencakup berbagai produk seperti BRIGuna, Kupedes Non KUR, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, hingga kredit konsumtif untuk karyawan.

BACA JUGA:Cara dan Syarat KUR BRI Online 2026, Mudah dan Cepat Cair, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

Perbedaan Pinjaman KUR dan Non KUR

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan utama antara pinjaman KUR dan non KUR:

1. Suku Bunga

Pinjaman KUR memiliki bunga lebih rendah, rata-rata sekitar 6% per tahun karena disubsidi pemerintah.


Sedangkan pinjaman non KUR memiliki bunga lebih tinggi, tergantung kebijakan bank dan profil risiko debitur.

BACA JUGA:Cara Ajukan KUR Mandiri Tanpa Jaminan dengan Mudah, Apa Saja Syaratnya?

2. Tujuan Penggunaan Dana

KUR hanya boleh digunakan untuk usaha produktif.

Dana KUR tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti renovasi rumah pribadi atau membeli gadget.

Sebaliknya, pinjaman non KUR lebih fleksibel dan bisa digunakan untuk kebutuhan apa pun, termasuk konsumtif.

BACA JUGA:Cara Daftar KUR Mandiri Online dengan Proses Cepat Tanpa Datang ke Bank, Solusi Pembiayaan UMKM di Era Digital

3. Plafon Pinjaman

Plafon KUR dibatasi sesuai kategori:

- KUR Mikro

- KUR Kecil

- KUR Menengah

Pinjaman non KUR umumnya memiliki plafon lebih besar, bahkan bisa mencapai miliaran rupiah tergantung agunan dan kemampuan bayar.

BACA JUGA:Jangan Salah! Ini Daftar Orang yang Tidak Bisa Mendapat KUR

4. Jaminan atau Agunan

KUR Mikro biasanya tanpa jaminan tambahan, sementara KUR Kecil dan Menengah mulai membutuhkan agunan.

Pinjaman non KUR lebih sering mensyaratkan agunan, terutama untuk pinjaman bernilai besar.

5. Syarat dan Administrasi

Syarat KUR relatif lebih ketat dalam legalitas usaha, karena diawasi langsung oleh pemerintah.

Pinjaman non KUR cenderung lebih fleksibel, tetapi analisis kredit tetap dilakukan secara menyeluruh oleh bank.

BACA JUGA:KUR Ditolak Karena Apa? Ini Penyebab Paling Umum dan Cara Menghindarinya

6. Sasaran Peminjam

KUR dikhususkan untuk pelaku UMKM yang usahanya sudah berjalan.

Pinjaman non KUR bisa diajukan oleh karyawan, profesional, wiraswasta, hingga perusahaan.

Mana yang Lebih Cocok: KUR atau Non KUR?

Pemilihan antara KUR dan non KUR tergantung pada tujuan dan kondisi finansial masing-masing peminjam.

Pilih KUR jika:

BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil yang Wajib Diketahui

- Memiliki usaha aktif

- Ingin bunga rendah

- Membutuhkan modal usaha produktif

Pilih Non KUR jika:

- Dana digunakan untuk kebutuhan pribadi atau konsumtif

- Membutuhkan plafon besar

- Tidak memenuhi syarat KUR

BACA JUGA:KUR BNI 2026: Ini Syarat Lengkap Pengajuan untuk UMKM, Cek Ketentuannya di Sini

Perbedaan pinjaman KUR dan non KUR terletak pada bunga, tujuan penggunaan, plafon, jaminan, dan fleksibilitas.

KUR unggul dari sisi bunga ringan, sementara non KUR unggul dalam fleksibilitas penggunaan dana.

Dengan memahami perbedaan ini, calon debitur bisa menentukan jenis pinjaman yang paling tepat tanpa risiko keuangan di masa depan.

Apa Beda Pinjaman KUR dan Non KUR? Ini Penjelasan Lengkapnya Biar Tidak Salah Pilih

Melly

Melly


bacakoran- banyak masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman ke bank masih sering bingung membedakan pinjaman kur dan non kur.

padahal, memahami perbedaan keduanya sangat penting agar dana yang diajukan benar-benar sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

bank-bank besar seperti bri, mandiri, dan bni menyediakan dua jenis kredit ini dengan karakteristik yang sangat berbeda.

lalu, apa beda pinjaman kur dan non kur? berikut ulasan lengkapnya yang disajikan secara ringan, modern, dan mudah dipahami.

pengertian pinjaman kur

kur atau kredit usaha rakyat adalah program pembiayaan dari pemerintah yang disalurkan melalui perbankan.

tujuan utama kur adalah mendukung pelaku umkm agar bisa berkembang dengan akses modal yang lebih mudah dan bunga rendah.

keunggulan utama pinjaman kur terletak pada subsidi bunga dari pemerintah, sehingga suku bunganya jauh lebih ringan dibanding kredit biasa.

kur hanya boleh digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha, penambahan stok, atau investasi alat usaha.

pengertian pinjaman non kur

sementara itu, pinjaman non kur adalah kredit reguler bank yang tidak mendapat subsidi pemerintah.

jenis pinjaman ini lebih fleksibel karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan, baik produktif maupun konsumtif.

pinjaman non kur mencakup berbagai produk seperti briguna, kupedes non kur, kredit modal kerja, kredit investasi, hingga kredit konsumtif untuk karyawan.

perbedaan pinjaman kur dan non kur

agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan utama antara pinjaman kur dan non kur:

1. suku bunga

pinjaman kur memiliki bunga lebih rendah, rata-rata sekitar 6% per tahun karena disubsidi pemerintah.


sedangkan pinjaman non kur memiliki bunga lebih tinggi, tergantung kebijakan bank dan profil risiko debitur.

2. tujuan penggunaan dana

kur hanya boleh digunakan untuk usaha produktif.

dana kur tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti renovasi rumah pribadi atau membeli gadget.

sebaliknya, pinjaman non kur lebih fleksibel dan bisa digunakan untuk kebutuhan apa pun, termasuk konsumtif.

3. plafon pinjaman

plafon kur dibatasi sesuai kategori:

- kur mikro

- kur kecil

- kur menengah

pinjaman non kur umumnya memiliki plafon lebih besar, bahkan bisa mencapai miliaran rupiah tergantung agunan dan kemampuan bayar.

4. jaminan atau agunan

kur mikro biasanya tanpa jaminan tambahan, sementara kur kecil dan menengah mulai membutuhkan agunan.

pinjaman non kur lebih sering mensyaratkan agunan, terutama untuk pinjaman bernilai besar.

5. syarat dan administrasi

syarat kur relatif lebih ketat dalam legalitas usaha, karena diawasi langsung oleh pemerintah.

pinjaman non kur cenderung lebih fleksibel, tetapi analisis kredit tetap dilakukan secara menyeluruh oleh bank.

6. sasaran peminjam

kur dikhususkan untuk pelaku umkm yang usahanya sudah berjalan.

pinjaman non kur bisa diajukan oleh karyawan, profesional, wiraswasta, hingga perusahaan.

mana yang lebih cocok: kur atau non kur?

pemilihan antara kur dan non kur tergantung pada tujuan dan kondisi finansial masing-masing peminjam.

pilih kur jika:

- memiliki usaha aktif

- ingin bunga rendah

- membutuhkan modal usaha produktif

pilih non kur jika:

- dana digunakan untuk kebutuhan pribadi atau konsumtif

- membutuhkan plafon besar

- tidak memenuhi syarat kur

perbedaan pinjaman kur dan non kur terletak pada bunga, tujuan penggunaan, plafon, jaminan, dan fleksibilitas.

kur unggul dari sisi bunga ringan, sementara non kur unggul dalam fleksibilitas penggunaan dana.

dengan memahami perbedaan ini, calon debitur bisa menentukan jenis pinjaman yang paling tepat tanpa risiko keuangan di masa depan.

Tag
Share