Terlalu Sombong, Wonderkid Barca ini Jadi Incaran Pemain Los Blancos
Laga El Clasico menjadikan Lamine Yamal pusat perhatian karena komentarnya --
BACAKORAN.CO - Pertarungan Real Madrid melawan Barcelona berakhir ricuh pada Minggu malam karena emosi memuncak saat peluit akhir. Lamine Yamal si bintang muda menjadi pusat masalah.
Tim asuhan Xabi Alonso memenangkan El Clasico dengan skor 2-1, sebuah kemenangan yang menjadi sangat penting mengingat mereka kalah dalam keempat pertemuan melawan rival abadi mereka musim lalu.
Gol dari Kylian Mbappe dan Jude Bellingham yang kemudian menyindir Yamal iapit oleh gol penyeimbang Fermin Lopez, sudah cukup bagi Los Blancos. Namun suasana menjadi tak terkendali di akhir pertandingan yang sangat panas tersebut.
Pada menit ke-10 stoppage time, gelandang Barcelona Pedri kehilangan kendali bola dan terlambat menjegal Aurelien Tchouameni sehingga pemain Spanyol itu diganjar kartu kuning kedua.
Hal ini memicu insiden besar saat para pemain dan staf kedua belah pihak bentrok di pinggir lapangan, dan Alonso terpaksa menahan beberapa pemainnya.
Eder Militao dan kiper cadangan Andriy Lunin mendapat kartu kuning, tetapi beberapa saat kemudian keributan kembali terjadi ketika wasit Cesar Soto Grado meniup peluit panjang.
BACA JUGA:Sunderland Buka Pintu bagi Remaja Spanyol Jika Tak Diinginkan Chelsea
BACA JUGA:Persaingan Calon Peraih Ballon d'Or 2026 Sudah Dimulai
Dani Carvajal terlihat mendatangi Yamal menyusul komentar pedasnya menjelang pertandingan, di mana pemain berusia 18 tahun itu membandingkan Real dengan tim yang 'merampok, mengeluh, dan melakukan hal-hal aneh.
sesuatu yang tidak diterima dengan baik di ibu kota Spanyol. Carvajal tampak membuat isyarat berbicara dengan tangannya dan Yamal, yang membalas ucapan, mencoba mendekati bek veteran itu tetapi ditahan oleh Edouardo Camavinga.
Beberapa pemain kemudian ikut campur, dengan Thibaut Courtois mendorong Yamal menjauh dan mengacungkan jarinya ke arahnya.
Bintang muda itu dikawal keluar lapangan oleh petugas keamanan, tetapi tidak sebelum Vinicius Jnr mencoba menantangnya, meskipun pemain asal Brasil itu ditahan.
Beberapa pemain lain dari kedua belah pihak terus bersitegang di lapangan setelah pertemuan dramatis tersebut, yang membuat Real unggul lima poin di puncak klasemen LaLiga dari rival mereka.
BACA JUGA:Banyak Bintang Cedera, Kepala Arteta Ngak Pusing Lagi