bacakoran.co

Tumbang Lagi, Silahkan Tinggalkan Old Trafford

Ruben Amorim butuh kemenangan untuk Manchester United--

BACAKORAN.CO – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim merasa tertekan pada pekan ketujuh Liga Premier Inggris. Posisinya sangat riskan dipecat oleh manajemenn Setan Merah jika kembali tumbang. 

Menjamu Sunderland di Stadion Old Trafford seakan menjadi ujian yang sangat berat bagi pelatih asal Portugal ini. Dia dituntut untuk bisa menghadirkan 3 poin kemenangan atas Sunderland di depan fans fanatic Setan  Merah. 

Amorim Akui Posisinya di Manchester United Akan mustahil kecuali dia mulai meraih kemenangan secepatnya.

Pelatih asal Portugal yang berada di bawah tekanan itu menghadapi pertandingan kandang krusial melawan tim promosi Sunderland. Saat ini, The Red Devils terpuruk di posisi ke-14 di Liga Primer, setelah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan mereka musim ini.

Sumber internal United bersikeras bahwa Amorim mendapat dukungan mereka dan belum ada pengganti yang disiapkan.

Namun, mereka memantau calon penerus untuk pelatih berusia 40 tahun itu, yang hanya memenangkan sembilan pertandingan liga dalam 11 bulan masa jabatannya.

BACA JUGA:Mantap, Legenda Italia ini Selangkah Lagi Melatih Timnas Uzbekistan

BACA JUGA:Gokil Banget, Kok Gyokeres Disandingkan dengan Eks Bad Boy Arsenal

Ditanya apakah dia telah menerima jaminan dari para bosnya. "Saya tidak khawatir tentang itu dan tidak ada seorang pun di sini yang naif," kata Ruben Amorim. 

"Kami mengerti kami butuh hasil untuk melanjutkan proyek ini. Kita akan mencapai titik di mana itu mustahil bagi semua orang karena ini adalah klub yang sangat besar dengan banyak sponsor, dengan dua pemilik. Anda tidak bisa lari dari hasil," tambahnya. 

Setelah dipermalukan 3-1 di Brentford akhir pekan lalu, Amorim hanya mengumpulkan 34 poin dari 33 pertandingan sejak mengambil alih United.

Namun, mantan pelatih  Sporting Lisbon ini menegaskan bahwa masa depannya ada di tangan keputusan dewan, yang mengisyaratkan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri sebelum dipaksa.

Kini Amorim ingin timnya membuktikan diri di lapangan dengan kemenangan yang sangat dibutuhkan sebelum jeda internasional Oktober yang sering menjadi waktu berbahaya bagi manajer yang berada di bawah tekanan.

BACA JUGA:Dua Punggawa Chelsea Merasakan Efek Kehadiran Eks Penyerang MU

Tumbang Lagi, Silahkan Tinggalkan Old Trafford

Zulhanan

Zulhanan


bacakoran.co – pelatih , merasa tertekan pada pekan ketujuh liga premier inggris. posisinya sangat riskan dipecat oleh manajemenn setan merah jika kembali tumbang. 

menjamu di stadion seakan menjadi ujian yang sangat berat bagi pelatih asal  ini. dia dituntut untuk bisa menghadirkan 3 poin kemenangan atas sunderland di depan fans fanatic setan  merah. 

amorim akui posisinya di manchester united akan mustahil kecuali dia mulai meraih kemenangan secepatnya.

pelatih asal portugal yang berada di bawah tekanan itu menghadapi pertandingan kandang krusial melawan tim promosi sunderland. saat ini, the red devils terpuruk di posisi ke-14 di liga primer, setelah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan mereka musim ini.

sumber internal united bersikeras bahwa amorim mendapat dukungan mereka dan belum ada pengganti yang disiapkan.

namun, mereka memantau calon penerus untuk pelatih berusia 40 tahun itu, yang hanya memenangkan sembilan pertandingan liga dalam 11 bulan masa jabatannya.

ditanya apakah dia telah menerima jaminan dari para bosnya. "saya tidak khawatir tentang itu dan tidak ada seorang pun di sini yang naif," kata ruben amorim. 

"kami mengerti kami butuh hasil untuk melanjutkan proyek ini. kita akan mencapai titik di mana itu mustahil bagi semua orang karena ini adalah klub yang sangat besar dengan banyak sponsor, dengan dua pemilik. anda tidak bisa lari dari hasil," tambahnya. 

setelah dipermalukan 3-1 di brentford akhir pekan lalu, amorim hanya mengumpulkan 34 poin dari 33 pertandingan sejak mengambil alih united.

namun, mantan pelatih  sporting lisbon ini menegaskan bahwa masa depannya ada di tangan keputusan dewan, yang mengisyaratkan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri sebelum dipaksa.

kini amorim ingin timnya membuktikan diri di lapangan dengan kemenangan yang sangat dibutuhkan sebelum jeda internasional oktober yang sering menjadi waktu berbahaya bagi manajer yang berada di bawah tekanan.

dan dia tidak berniat menyimpang dari formasi 3-4-3 andalannya. amorim tak mau memberikan bocoran untuk formasi yang akan digunakannya melawan tim tamu sunderland. 

"saya ingin melihat tim saya menang bermain dengan cara yang sama dan kami tidak melakukan itu.  masalah terbesar saya adalah pemain saya percaya pada kalian ketika kalian mengatakan masalah kami adalah sistemnya. saya menjadi gila karena hal itu," jelasnya. 

"saya bisa menunjukkan bagaimana kami memainkan sistem yang berbeda. kami harus bermain dengan cara yang sama, dengan kekuatan yang sama, intensitas yang sama, fokus yang sama," terangnya lagi. 

tidak ada yang salah dengan sistem formasi. dirinya juga tidak takut akan dipecat. fokusnya saat ini bagaimana membawa united bisa meraih kemenangan tidak memenangkan pertandingan atau kegagalan adalah yang paling menyakitkan baginya. 

para pemain united akan mengenakan pita hitam di lengan dan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan untuk menghormati para korban serangan sinagoge di manchester minggu ini. (*) 

 

 

 

Tag
Share