bacakoran.co - presiden secara resmi melantik angga raka prabowo sebagai kepala badan komunikasi pemerintah pada rabu sore di istana negara, menggantikan hasan nasbi.
angga sebelumnya menjabat wakil menteri komunikasi dan digital (“wamenkomdigi”) setelah sebelumnya wamenkominfo, sejak 19 agustus 2024.
biodata singkat dan latar belakang
nama & kelahiran: lahir di jakarta pada 8 september 1989.
pendidikan: menyelesaikan studi s1 hubungan internasional di universitas jayabaya pada tahun 2011.
partai & kiprah politik:
bergabung dengan partai gerindra sejak 2008.
aktif di tim media partai dan juga di struktur komunikasi partai gerindra: salah satu kader yang dipercaya dalam komunikasi kampanye.
pernah menjadi sekretaris pribadi (sekpri) prabowo subianto antara tahun 2014-2017.
direktur media kampanye di tim kampanye nasional (tkn) prabowo-gibran pada pemilu 2024.
pengalaman lain: selain kiprah politik, angga juga pernah menjadi ceo media (“independent observer”), komisaris pt teknologi militer indonesia, dan sejak juni 2025 menjabat komisaris utama pt telkom indonesia.
alasan pelantikan: kenapa angga dipilih
beberapa alasan utama mengapa angga raka prabowo dipilih untuk jabatan wamenkominfo (sebelumnya), dan kemudian dipercaya untuk posisi kepala badan komunikasi pemerintah, antara lain:
1. keahlian di bidang komunikasi politik dan media digital
angga sejak lama aktif dalam komunikasi partai, kampanye digital, dan media.
dia dianggap memahami “ekonomi digital” dan masalah-masalah komunikasi kontemporer yang sangat dibutuhkan pemerintah.
2. loyalitas politik & hubungan dekat dengan prabowo subianto
karena sudah lama bersama gerindra, dan sejak menjadi staf pribadi, media dan komunikasi kampanye.
dia dipercaya sebagai bagian dari lingkaran inti yang dinilai mampu menjalankan tugas dengan kesetiaan tinggi.
3. urgensi tugas di kementerian kominfo / komunikasi digital
pemerintah dalam periode akhir menjelang pergantian kepemimpinan membutuhkan percepatan penyelesaian beberapa isu strategis:
regulasi perlindungan data pribadi.
pemberantasan judi online (“judol”).
perbaikan tata kelola data nasional.
regulasi dan tata kelola teknologi kecerdasan buatan (ai) untuk pelayanan publik.
penambahan posisi wamenkominfo (dan kemudian transisi ke wamenkomdigi, dan sekarang ke kepala badan komunikasi pemerintah) dianggap perlu agar ada fokus dan kapasitas yang memadai untuk menangani keempat isu tersebut dalam waktu yang relatif singkat.
4. transisi pemerintahan & restrukturisasi komunikasi pemerintah
pelantikan angga sebagai kepala badan komunikasi pemerintah terjadi dalam konteks reshuffle kabinet ketiga pemerintahan prabowo.
posisi baru ini tampaknya menggantikan peran-peran komunikasi strategis yang sebelumnya ditempati oleh kepala kantor komunikasi presiden (presidential communication office / pco), yang dijabat oleh hasan nasbi.
dengan demikian, tugas komunikasi pemerintah secara keseluruhan.
baik internal, eksternal, publik, media, dan digital, sepertinya akan difokuskan dalam badan tersebut.
pengangkatan angga ke posisi ini membawa sinyal bahwa pemerintahan prabowo ingin memperkuat kontrol dan efektivitas komunikasi publik.
dengan jabatan barunya, angga raka prabowo menghadapi beberapa tantangan:
menyatukan strategi komunikasi pemerintah baik dari aspek teknis, regulasi, dan implementasi di lapangan agar pesan pemerintah tersampaikan secara efektif.
membuktikan bahwa pengetahuan dan keahliannya di media digital, ai, dan data governance mampu dipakai bukan hanya sebagai alat kampanye.
tetapi sebagai instrumen pelayanan publik dan transparansi.
menavigasi ekspektasi publik yang tinggi terhadap akuntabilitas, perlindungan data, dan kebijakan terkait teknologi baru yang berdampak sosial dan privasi.
publik dan pengamat politik akan melihat sejauh mana angga bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan visi yang disebutkan.
mempercepat regulasi, kerja nyata di era digital, dan mengelola komunikasi publik di pemerintahan yang berubah.
pelantikan angga raka prabowo sebagai kepala badan komunikasi pemerintah bukan keputusan yang tiba-tiba tanpa latar belakang.
kombinasi antara keahlian komunikasi digital, loyalitas politik terhadap prabowo.
kebutuhan mendesak regulasi di bidang komunikasi/data/ai, serta restrukturisasi komunikasi pemerintahan memberikan landasan yang cukup kuat bagi pemilihannya.
waktu akan menunjukkan bagaimana angga akan mengurus keempat isu strategis itu.
dan apakah badan komunikasi pemerintah di bawah kepemimpinannya akan mampu menjadi jembatan efektif antara kebijakan pemerintah dan masyarakat.