bacakoran.co

Cetak Sejarah! Korean Air Pesan 103 Boeing, Nilainya Bikin Melongo!

Korean Air memesan 103 pesawat Boeing yang merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah penerbangan Korea dengan nilai fantastis.--korean air/ist

BACAKORAN.CO - Langkah berani Korean Air memesan 103 unit pesawat Boeing bikin dunia penerbangan terperangah.

Pemesanan ratusan unit pesawat Boeing itu bertepatan dengan lawatan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung ke Amerika Serikat.

Tak tanggung-tanggung, ini menjadi pesanan terbesar sepanjang sejarah penerbangan Korea.

Seperti dilansir dari Reuters pada (27/8/2025), kontrak megadeal ini meliputi kombinasi pesawat Boeing 787 Dreamliner, Boeing 777, hingga Boeing 737.

BACA JUGA:Nafa Urbach Janji Sumbangkan Gaji-Tunjangan ke Warga Dapil & Guru Usai Dikecam Dukung Kenaikan Tunjangan DPR

BACA JUGA:Ini Jejak Bisnis Dwi Hartono Crazy Rich Rimbo Bujang Jambi yang Diduga Otak Pembunuhan Ilham Pradipta

Kesepakatan monumental tersebut ditandatangani langsung oleh CEO Boeing Commercial Airplanes Stephanie Pope dan CEO Korean Air Cho Won-tae, disaksikan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Ekspansi Global

CEO Cho Won-tae menegaskan, pembelian jumbo ini akan memperkuat posisi Korean Air untuk berekspansi ke lebih banyak rute internasional, terutama ke Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Amerika Selatan.

Sekitar 80% armada anyar ini ditujukan untuk mengganti pesawat lama, sekaligus menjadi sinyal jika Korean Air tetap percaya pada Boeing meskipun raksasa aviasi AS itu sempat diterpa masalah.

BACA JUGA:Tak Lagi Harmonis Ini Isi Gugatan Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha: Sudah Pisah Rumah Hampir 1 Tahun

BACA JUGA:Salah Sasaran! Mobil Hyundai Palisade Berpelat ZZH Diamuk Massa, Ternyata Bukan Milik Anggota DPR

Dibalik Mega-Deal: Mesin GE Rp 213 Triliun!

Tak berhenti di sana, Korean Air juga menggandeng GE Aerospace untuk kerja sama pembelian serta perawatan mesin senilai US$ 13,7 miliar atau setara lebih dari Rp213 triliun.

Sebagian dari kontrak itu dialokasikan untuk memperkuat Asiana Airlines, anak usaha Korean Air.

Sebelumnya, pada Maret 2025, Kementerian Perindustrian Korsel mengungkapkan jika Korean Air tengah memfinalisasi kontrak senilai US$ 32,7 miliar untuk paket mesin baru Boeing dan GE.

Cetak Sejarah! Korean Air Pesan 103 Boeing, Nilainya Bikin Melongo!

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co - langkah berani memesan 103 unit bikin dunia penerbangan terperangah.

pemesanan ratusan unit pesawat boeing itu bertepatan dengan lawatan presiden korea selatan lee jae myung ke amerika serikat.

tak tanggung-tanggung, ini menjadi pesanan terbesar sepanjang sejarah penerbangan korea.

seperti dilansir dari reuters pada (27/8/2025), kontrak megadeal ini meliputi kombinasi pesawat boeing 787 dreamliner, boeing 777, hingga boeing 737.

kesepakatan monumental tersebut ditandatangani langsung oleh ceo boeing commercial airplanes stephanie pope dan ceo korean air cho won-tae, disaksikan menteri perdagangan as howard lutnick.

ekspansi global

ceo cho won-tae menegaskan, pembelian jumbo ini akan memperkuat posisi korean air untuk berekspansi ke lebih banyak rute internasional, terutama ke amerika serikat, amerika latin, dan amerika selatan.

sekitar 80% armada anyar ini ditujukan untuk mengganti pesawat lama, sekaligus menjadi sinyal jika korean air tetap percaya pada boeing meskipun raksasa aviasi as itu sempat diterpa masalah.

dibalik mega-deal: mesin ge rp 213 triliun!

tak berhenti di sana, korean air juga menggandeng ge aerospace untuk kerja sama pembelian serta perawatan mesin senilai us$ 13,7 miliar atau setara lebih dari rp213 triliun.

sebagian dari kontrak itu dialokasikan untuk memperkuat asiana airlines, anak usaha korean air.

sebelumnya, pada maret 2025, kementerian perindustrian korsel mengungkapkan jika korean air tengah memfinalisasi kontrak senilai us$ 32,7 miliar untuk paket mesin baru boeing dan ge.

bahkan, tahun lalu, korean air sudah lebih dulu mengamankan kesepakatan pemesanan 20 pesawat boeing 777-9 dan 20 boeing 787-10, dengan opsi tambahan 10 unit lainnya.

di tengah perang dagang trump

kesepakatan jumbo ini muncul di tengah kebijakan tarif timbal balik yang digencarkan presiden as donald trump.

banyak negara kini berlomba mengamankan kontrak besar dengan boeing sebagai bagian dari diplomasi dagang.

tak heran, boeing terus meraup pesanan fantastis dalam beberapa bulan terakhir.

dengan langkah berani ini, korean air tak hanya mencatat sejarah baru di asia.

tetapi juga mengirim pesan kuat ke panggung penerbangan global jika mereka siap menjadi pemain kelas dunia.

Tag
Share