bacakoran.co

Geger Probolinggo! Bayi 3 Bulan Ditemukan di Teras Rumah Warga, Siapa Orang Tuanya?

Penemuan bayi perempuan berusia 3 bulan di teras rumah warga Probolinggo menggegerkan masyarakat. --Youtube-portal JTV

BACAKORAN.CO - Warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan berusia sekitar tiga bulan yang ditinggalkan di teras rumah warga pada Sabtu dini hari, 2 Agustus 2025.

Peristiwa ini tak hanya mengundang simpati, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar tentang latar belakang sang bayi dan orang tuanya.

Melansir dari video youtube portal JTV, Penemuan ini bukanlah yang pertama terjadi di Probolinggo.

Sebelumnya, beberapa kasus serupa juga sempat menghebohkan masyarakat.

BACA JUGA:Suruh Ibu dan Bayi Turun Saat Hujan, 4 Ojek Pangkalan Jadi Tersangka, Pasal Ini Menanti!

BACA JUGA:Viral Video Ibu Bawa Bayi Dipaksa Turun dari Mobil Online saat Hujan oleh Ojek Pangkalan di Tigaraksa

Kondisi Bayi Saat Ditemukan

Bayi mungil tersebut ditemukan dalam kondisi sehat, mengenakan kaus biru bergaris putih, celana biru, dan kaus kaki pink.

Ia juga dibekali perlengkapan seperti popok, pakaian ganti, dan selimut bayi.

Yang paling mengharukan, di samping tubuhnya terdapat secarik kertas bertuliskan pesan tangan: “Tolong titip anak saya sementara.

BACA JUGA:Geger Bayi Ditemukan di Cakung! Pelaku Mengaku Hanya Titip untuk Dirawat

BACA JUGA:Terbongkar! Begini Modus Perdagangan Bayi ke Singapura, Satu Anak Dihargai Segini!

Nama lengkapnya Devina Aulia Azahra.”

Kronologi Penemuan

Abdul Karim, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, mengaku mendengar tangisan bayi sekitar pukul 00.10 WIB.

Ia sempat melihat seseorang mondar-mandir di jalan dekat rumahnya, namun tidak menaruh curiga.

Geger Probolinggo! Bayi 3 Bulan Ditemukan di Teras Rumah Warga, Siapa Orang Tuanya?

Puput

Puput


bacakoran.co - warga kelurahan sumber wetan, kecamatan kedopok, kota probolinggo, dikejutkan oleh penemuan seorang  perempuan berusia sekitar tiga bulan yang ditinggalkan di teras rumah warga pada sabtu dini hari, 2 agustus 2025.

peristiwa ini tak hanya mengundang simpati, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar tentang latar belakang sang 

melansir dari video youtube portal jtv, penemuan ini bukanlah yang pertama terjadi di probolinggo.

sebelumnya, beberapa kasus serupa juga sempat menghebohkan masyarakat.

kondisi bayi saat ditemukan

bayi mungil tersebut ditemukan dalam kondisi sehat, mengenakan kaus biru bergaris putih, celana biru, dan kaus kaki pink.

ia juga dibekali perlengkapan seperti popok, pakaian ganti, dan selimut bayi.

yang paling mengharukan, di samping tubuhnya terdapat secarik kertas bertuliskan pesan tangan: “tolong titip anak saya sementara.

nama lengkapnya devina aulia azahra.”

kronologi penemuan

abdul karim, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, mengaku mendengar tangisan bayi sekitar pukul 00.10 wib.

ia sempat melihat seseorang mondar-mandir di jalan dekat rumahnya, namun tidak menaruh curiga.

sekitar pukul 03.00 wib, saat membuka pintu rumah, ia terkejut melihat bayi perempuan tergeletak di teras.

ia segera menghubungi pihak kelurahan dan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

tindakan cepat pemerintah dan kepolisian

lurah sumber wetan, rizqi fauzi, bersama tim kelurahan, bhabinsa, dan polsubsektor kedopok langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

bayi segera dibawa ke puskesmas kedopok untuk pemeriksaan kesehatan, lalu diserahkan ke dinas sosial kota probolinggo sesuai prosedur.

kapolsubsektor kedopok, ipda hari dwi tjahjono, menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi.

secarik kertas yang ditemukan menjadi petunjuk awal dalam proses investigasi.

pesan haru dan tanda tanya

penemuan bayi ini menyentuh hati banyak orang.

pesan yang ditinggalkan menunjukkan bahwa sang orang tua mungkin berada dalam kondisi terdesak atau tidak mampu merawat anaknya.

namun, tindakan meninggalkan bayi di tempat terbuka tetap menjadi pelanggaran hukum yang sedang ditelusuri oleh aparat.

respons masyarakat dan harapan ke depan

warga sekitar menunjukkan kepedulian tinggi terhadap bayi tersebut.

banyak yang berharap agar devina mendapatkan perlindungan dan kasih sayang yang layak.

saat ini, ia telah ditempatkan di lembaga kesejahteraan sosial anak (lksa) di bawah naungan dinas sosial, sambil menunggu proses hukum dan tindak lanjut selanjutnya.

kini, devina telah berada di bawah perlindungan dinas sosial dan lksa setempat, mendapatkan perawatan medis dan perhatian yang layak.

namun, pertanyaan besar masih menggantung: siapa orang tuanya, dan apa alasan di balik keputusan berat tersebut?

sebagai masyarakat yang peduli, kita diajak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari solusi.

dukungan terhadap lembaga perlindungan anak, edukasi tentang kesehatan mental dan ekonomi keluarga, serta peningkatan akses layanan sosial adalah langkah nyata yang bisa kita ambil.

semoga devina tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih, dan semoga kisahnya menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak atas cinta, perlindungan, dan harapan.

Tag
Share