BACAKORAN.CO – Calvin Verdonk salah satu pemain timnas Indonesia yang selalu menjadi andalan selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Baik pada masa pelatih Shin Tae-yong (STY) maupun pelatih baru Patrick Kluivert.
Peran pemain NEC Nijmegen seakan tak tergantikan di posisi bek kiri. Verdonk selalu tampil all out dan ngotot saat menyerang dan bertahan. Dia mampu turut menyerang dan dengan kecepatan lari yang dimilikinya. Dengan sekecap mampu turun ke belakang membantu pertahanan Skuad Garuda.
Baru-baru ini pemain berusia 27 tahun mendapatkan kesempatan diwawancara oleh media Belanda mengenai kiprah pelatih timnas Indonesia baik pada saat dilatih oleh STY maupun oleh pelatih Patrick Kluivert.
Pemain berusia 26 tahun ini mengaku sangat baik STY maupun Patrick Kluivert sama-sama pelatih yang sangat bagus. Keduanya memiliki manejerial yang sangat baik di dalam dan luar lapangan selama menjadi pelatih Merah Putih.
Gaya kepelatihannya juga tidak jauh berbeda dan memang tidak bisa diukur karena memang keduanya punya ciri khas masing-masing.
“Saya pikir keduanya adalah dua pelatih yang hebat. Tentu ada perbedaan karena mereka bukan orang yang sama. Dia (Patrick Kluivert) punya visi sendiri dan Shin Tae-yong juga punya visi sendiri,” kata Calvin Verdonk dalam canal Youtube Ziggo Sport.
BACA JUGA:Raih Ballon d’Or, Raphinha Bakal Sejajar dengan 4 Legenda Timnas Brasil
BACA JUGA:Lionel Messi Jadi Magnet Utama Klub Beckham Gaet KDB
Meski demikian, Verdonk tak tidak mau memberikan penilaian secara frontal kelebihan dan kekurangan dari dua pelatih tersebut. Mantan pemain FC Twente banyak menggulas kepelatihan Patrick Kluivert yang sekarang menjadi pelatihnya bersama timnas Indonesia.
“Kini kami dalam era baru bersama pelatih Patrick Kluivert. Saya tidak tahu apa yang harus saya katakana tentang perbedaan atau metode di antara kedua pelatih ini. Namun peluang bersama pelatih kluivert sangat baik karena kami bisa menjalin komunikasi dengan baik,” lanjutnya.
Skuad Garuda punya prospek yang sangat cerah untuk bisa menembus Piala Dunia 2026. Proses untuk menuju kesana masih ada beberapa peluang karena babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia masih berlangsung.
“Sangat bagus memiliki pelatih Patrick Kluivert disini. Saya pikir dia punya kepribadian besar dalam sepak bola dan juga secara pribadi bukan karena sama-sama berasal dari Belanda. Tapi memang dia sangat memahami karakter pemain timnas Indonesia,” tambahnya.
BACA JUGA:Kode Keras Tristan Gooijer, Bakal Banyak Pemain Indonesia yang Tergusur
BACA JUGA:Kok Bisa Ya, Pemain Termahal Liga Inggris Ini Ngak Punya SIM
Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia masih menyiahkan dua pertandingan lagi. Timnas Indonesia juga masih memiliki peluang untuk lolos dari babak ketiga. Indonesia akan menjamu timnas China pada tanggal 5 Juni 2025 dan melawat ke kandang Jepang pada 10 Juni 2025 nanti.