“Kami telah menunjukkan spirit yang berbeda melawan Arsenal. Meski bermain 10 pemain, kami mampu tampil sangat disiplin di berbagai aspek. Kami sangat menderita dan tidak ada kesempatan emas lagi,” kata Ruben Amorim.
Kemenangan atas Arsenal seakan menjadi balasan yang sempurna bagi Amorim. Ya, Arsenal menjadi tim pertama yang mampu menodai Ruben Amorim di Liga Premier Inggris dengan skor 2-0 di Stadion Emirates pada tanggal 5 Desember 2024 lalu.
“Para pemain merasa lelah dan capek tapi pemain merasa sangat bahagia. Hari ini menjadi hari yang sangat spesial. Saya merasa punya hubungan yang sangat kuat dengan para pemain, fans, dan semua staf,” lanjutnya.
Bagi Arsenal kekalahan ini seakan menjadi pukulan telak bagi pelatih Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu merasa kurang beruntung. Bahkan Arteta tak menyangka timnya harus tersingkir di babak keempat lebih cepat.
Keunggulan pemain tak mampu dimanfaatkan oleh para pemain Arsenal untuk menambah gol. “Kami tak menyangka bisa tersingkir meski sudah unggul jumlah pemain. Terkadang keberuntungan sangat dibutuhkan dalam sepak bola,” ucap Mikel Arteta. (*)